Minggu, 22 Mei 2016

Laporan Dokumentasi

Nama : Dimas Yoan Shailendra
NRP   : 5112100162
Kelas  : MPPL - A

Deskripsi Proyek
Proyek ini adalah proyek pembangun suatu perangkat lunak (sistem informasi) yang bertujuan untuk membantu proses bisnis perusahaan dalam mengelola barang-barang yang disimpan dalam gudang (inventory).

Link Dokumentasi yang dikerjakan :

  1. KAK
  2. Project Carter
  3. Manajemen Waktu
  4. Manajemen Biaya
  5. Monitoring Proyek
  6. Manajemen Mutu
  7. Manajemen SDM
  8. Manajemen Resiko
Untuk File laporan dokumentasi dapat diunduh disini.

Rabu, 18 Mei 2016

Manajemen Resiko

Dimas Yoan Shailendra 5112100162
Ivan Adrian Imantaka 5112100180
MPPL - A


1.     Identifikasi Resiko

No
Resiko
1
Sulit melakukan meeting
2
Informasi dari pihak client sangat kurang
3
Sulit memahami permintaan client
4
Sistem tidak sesuai dengan keinginan client
5
Permintaan client terlalu banyak
6
Waktu pengerjaan proyek terlambat dari target
7
Kekurangan biaya
8
Kekurangan resources
9
Kurangnya personil tim


2.     Struktur Rincian







  
3.     Daftar Resiko

No
Rank
Risk
Description
Category
Root Cause
Triggers
Risk Owner
Probability
Impact
Status
R6
1
Waktu pengerjaan proyek terlambat dari target
Waktu untuk pengerjaan tidak sesuai jadwal
Proyek
Penjad-
walan
Adanya tambahan pekerjaan
Project Manager
High
High
Aktif
R3
2
Sulit memahami permintaan client
Adanya perbedaan pandangan antara tim dan client
Organisa-toris
Komunikasi
Waktu meeting singkat
Project Manager
High
High
Aktif
R2
3
Informasi dari pihak client kurang
Informasi yang diperlukan tim tidak terpenuhi
Organisa-toris
Komunikasi
Kurang-nya pemahaman client terhadap kebutuhan
Project Manager
High
High
Aktif
R4
4
Sistem tidak sesuai dengan keinginan client
Fitur-fitur tidak sesuai permintaan client
Proyek
Komunikasi
Kebutuhan tidak lengkap
System Analyst
Medium
High
Aktif
R1
5
Sulit melakukan meeting
Sulit menentukan waktu meeting antara tim dan client
Organisa-toris
Penjad-
walan
Jadwal padat
Project Manager
Medium
High
Aktif
R5
6
Permintaan client terlalu banyak
Permintaan client melebihi ruang lingkup
Organisa-toris
Client
Tidak ada batasan
Project Manajer
Medium
Medium
Aktif
R7
7
Kekurangan biaya
Biaya pembuatan sistem kurang
Proyek
Client
Client
Client
Low
High
Aktif
R8
8
Kekurangan resources
Resources yang dibutuhkan untuk membangun website kurang

Teknis
Client, Tim Proyek
Buruknya perkiraan/perhitungan
System Analyst
Low
High
Aktif
R9
9
Kurangnya personil tim
Anggota tim berkurang atau membutuhkan personil tambahan
Organisa-toris
Tim Proyek
Buruknya perkiraan/perhitungan atau anggota tim terkena musibah
Project Manager
Low
Low
Aktif


4.     Probabilitas/Dampak Matriks



5.     Mitigasi
Rank
Risk
Anti-Risk
1
Waktu pengerjaan proyek terlambat dari target
·         Memperketat jadwal pengerjaan
·         Meningkatka frekuensi monitoring proyek
·         Meningkatkan komunikasi
2
Sulit memahami permintaan client
·         Lebih kritis dalam melakukan interview terhadap client
·         Membrikaan pertanyaan-pertanyaan yang jelas kepada client saat interview
·         Memberi pemahaman kepada client terhadap apa yang dibicarakan


3
Informasi dari pihak client kurang
·         Menyiapkan pertanyaan untuk interview secara matang
·         Meningkatkan komunikasi
·         Melakukan penggalian kebutuhan secara maksimal
·         Mencari resources sebanyak banyaknya terkait pemenuhan kebutuhan
4
Sistem tidak sesuai dengan keinginan client
·         Melakukan pengecekan dokumen secara berkala
·         Melakukan evaluasi secara berkala kepada client
·         System analyst melakuan pengecekan berkala terhadap proyek
5
Sulit melakukan meeting
·         Meeting dilakukan sesering mungkin
·         Memanfaatkan secara optimal waktu meeting
6
Permintaan client terlalu banyak
·         Memberikan batasan kepada client atau memberi inisiasi
7
Kekurangan biaya
·         Melaporkan dokumentasi kepada client secara berkala
·         Meningkatkan komunikasi
8
Kekurangan resources
·         Memperkirakan dan memperhitungkan secara matang-matang apa saja yang dibutuhkan
9
Kurangnya personil tim
·         Merekrut anggota baru yang sesuai dengan bidang keahlian yang dibutuhkan

Manajemen SDM

Dimas Yoan Shailendra 5112100162
Ivan Adrian Imantaka 5112100180
MPPL - A

Organization Breakdown Structure




Work Breakdown Structure



Responsibility Assignment Matrix


Stakeholder Assignment Matrix

[Perbaikan] Manajemen Mutu

Dimas Yoan Shailendra 5112100162
Ivan Adrian Imantaka 5112100180
MPPL - A

Perencanaan Mutu
Produk
Kriteria Kualitas
Sistem Informasi Gudang Online
·         Software mencakup modul-modul utama yang dikembangkan Daftar Anggota, Log In, Booking Service, View Laporan, Reminder, Rekap Data Pelanggan, Show Service Location, dan Feedback.

Jaminan Mutu
No
Aktivitas
Produk
Standar Mutu
1.
Penggalian Kebutuhan
Catatan umum.
Catatan poin-poin umum sudah 85% mencakup kebutuhan software.
2.
Analisa Kebutuhan
Dokumentasi kebutuhan.
100% poin-poin penting sebagai kebutuhan software yang perlu ada sudah didapatkan, dievaluasi, dan dimasukkan kedalam dokumentasi kebutuhan.
3.
Prototyping
Prototype software.
Prototype pertama 100% selesai.
4.
Evaluasi Prototype
Dokumentasi desain aplikasi.
Prototype sudah dievaluasi dan 100% dokumentasi desain aplikasi sudah selesai.
5.
Coding & Implementation
Front end dan back end software.
Dokumentasi pembuatan aplikasi.
Front end dan back end aplikasi sudah 100% selesai dibuat.
Dokumentasi pembuatan aplikasi sudah 100% selesai dibuat.
6.
Instalasi Aplikasi
Aplikasi yang terinstall.
Aplikasi sudah 100% terinstall sesuai kebutuhan.
7.
Testing Aplikasi
Dokumentasi testing aplikasi.
Pembuatan dokumen testing aplikasi 100% selesai.
8.
Alih Pengetahuan
Dokumentasi manual sistem.
Pelatihan penggunaan aplikasi.
Pembuatan dokumen manual sistem sudah 100% selesai. Pelatihan penggunaan aplikasi sudah dilakukan minimal kepada pihak pengoperasi aplikasi.
9.
Maintenance
Dokumentasi maintenance.
Dokumentasi maintenance 100% selesai dibuat.

Pengendalian Mutu
No
Aktivitas
Produk
Standar Mutu
Hasil Pengujian
Tindakan
1.
Penggalian Kebutuhan
Catatan umum.
Catatan poin-poin umum sudah 85% mencakup kebutuhan software.
90% mencakup poin-poin umum kebutuhan software.
Diterima.
2.
Analisa Kebutuhan
Dokumentasi kebutuhan.
100% poin-poin penting sebagai kebutuhan software yang perlu ada sudah didapatkan, dievaluasi, dan dimasukkan kedalam dokumentasi kebutuhan.
95% poin-poin penting kebutuhan software didapatkan.
Penyesuaian proses.
3.
Prototyping
Prototype software.
Prototype pertama 100% selesai.
Prototype pertama 100% selesai.
Diterima
4.
Evaluasi Prototype
Dokumentasi desain aplikasi.
Prototype sudah dievaluasi dan 100% dokumentasi desain aplikasi sudah selesai.
Prototype sudah dievaluasi dan 100% dokumentasi desain aplikasi sudah selesai.
Diterima
5.
Coding & Implementation
Front end dan back end software.
Dokumentasi pembuatan aplikasi.
Front end dan back end aplikasi sudah 100% selesai dibuat.
Dokumentasi pembuatan aplikasi sudah 100% selesai dibuat.
Front end 95% dan back end 80% selesai.
Penyesuaian proses.
6.
Instalasi Aplikasi
Aplikasi yang terinstall.
Aplikasi sudah 100% terinstall sesuai kebutuhan.
Aplikasi sudah 100% terinstall sesuai kebutuhan.
Diterima.
7.
Testing Aplikasi
Dokumentasi testing aplikasi.
Pembuatan dokumen testing aplikasi 100% selesai.
Pembuatan dokumen testing aplikasi 100% selesai.
Diterima.
8.
Alih Pengetahuan
Dokumentasi manual sistem.
Pelatihan penggunaan aplikasi.
Pembuatan dokumen manual sistem sudah 100% selesai. Pelatihan penggunaan aplikasi sudah dilakukan minimal kepada pihak pengoperasi aplikasi.
Pembuatan dokumen manual sistem sudah 100% selesai. Pelatihan penggunaan aplikasi sudah dilakukan kepada pihak pengoperasi aplikasi juga kepada atasan-atasan perusahaan.
Diterima
9.
Maintenance
Dokumentasi maintenance.
Dokumentasi maintenance 100% selesai dibuat.
Dokumentasi maintenance 100% selesai dibuat.
Diterima